Showing posts with label Tips Komputer. Show all posts
Showing posts with label Tips Komputer. Show all posts

Tips Cara Mudah Konversi Audio-Video Untuk HP (3GP, 3G2 )


Bagi yang sudah terbiasa dalam hal konversi audio-video, mungkin konversi audio-video agar bisa dijalankan di HP atau Mobile Phone tidak ada kendala. Bagi yang belum, berikut tips mudah konversi agar bisa dimainkan di HP. Biasanya menggunakan format 3GP atau 3G2.

Konversi menggunakan program gratis SUPER, karena fiturnya yang melimpah dan mendukung banyak format audio-video.

Di awal tahun 2010 ini, SUPER versi 2010 telah di rilis. Versi baru ini menyertakan beberapa tambahan fitur dan perbaikan v2009.build.36 ( 10 Juni 2009 )Bagi yang belum mempunyai program SUPER, bisa download dari

Memperbaiki Hard disk yang terkena Bad Sector


Melanjutkan artikel sebelumnya “Periksa Kondisi Hard Disk Komputer Anda”, artikel ini akan membahas tentang bagaimana memperbaiki jika hard disk terkena bad sector. Jika belum mengerti apa itu bad sector dan bagaimana memeriksa kondisi hardisk, maka silahkan membaca artikel tersebut.
Bad Sector di hardisk secara umum ada 2 macam, yaitu mekanik/fisik dan software. Bad sector mekanik, yaitu seperti permukaan lempeng penyimpan data hardisk rusak secara fisik misal karena tergores, terkena debu, terkena benturan keras dan sebagainya. Sedangkan bad sector software bisa terjadi ketika hardisk sedang sibuk tiba-tiba mati, arus putus dan sebagainya.
Untuk Bad Sector yang berupa kerusakan fisik (mekanik), maka itu diluar pembahasan ini, karena hal itu biasanya tidak bisa (sangat sulit) diperbaiki. Jika masih ada garansi maka sebaiknya ditukarkan yang baru. Tetapi jika bad sector yang berupa software, maka kemungkinan masih bisa diperbaiki. Jadi pembahasan disini hanya berfokus bad sector secara software.

Bagaimana memperbaiki Bad Sector ?
!!.. Informasi Penting.. !!
Jika hardisk sudah terdeteksi terkena bad sector, maka langkah pertama adalah menyelamatkan data-data penting yang ada, baik di simpan di hardisk lain, di copy ke CD atau lainnya. Dan sebelum mengikuti langkah-langkah dibawah pastikan data-data penting sudah di backup.
Langkah Awal : Coba format drive atau hardisk yang terdapat bad sector dengan format biasa, misalnya melalui klik kanan di Windows Explorer dan pilih format. Terkadang hal ini bisa menghilangkan bad sector.
Jika langlah awal tersebut tidak berhasil maka bisa dicoba beberapa cara dengan beberapa software gratis berikut:
1. Easeus Partition Manager
Software gratis ini selain bermanfaat untuk membuat / mengedit partisi hardisk ( tampilan mirip Partition Magic), juga bisa digunakan untuk menghilangkan bad sector. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Jalankan Program Easeus partition Manager
2. Pilih drive yang kira-kira ada bad sectornya ( untuk memastikan ada bad sectornya bisa juga di scan melalui easeus ini denganklik kanan drive Pilih menu Advanced > Check Partition )
3. Klik kanan, dan pilih Delete
4. Ketika muncul informasi, maka pilih “Delete Partition and Delete Data”
5. Kalau sudah selesai, klik menu Apply
6. Tunggu sampai selesai.

Perlu diperhatikan, bahwa langkah ini hanya bisa dilakukan untuk drive selain windows. Dan pastikan datanya selalu diamankan /backup terlebih dahulu.
Easeus partition Manager bisa di download / didapatkan dari link berikut ( 7.93 MB) :http://www.partition-tool.com/download.htm ( pastikan download yang Home Edition (gratis))
2. HDD Low Level Format Tools
Dengan software ini, maka hardisk bisa di format secara mendalam ( di istilahkan low level format). Perlu diperhatikan bahwa dengan low level format, maka semua data di hardisk akan hilang, dan tidak bisa di kembalikan/di recovery lagi. Tetapi cara ini biasanya akan lebih efektif menghilangkan bad sector.
Karena hardisk akan di format seluruhnya, maka hardisk yang akan di proses harus di format di komputer lain ( di lepas dan dipasang komputer lain). Atau jika ada 2 hardisk di komputer, maka hardisk yang tidak berisi windows bisa di format. Berikut langkahnya :
1. Jalankan HDD Low Level Format tools
2. Pilih Hardisk yang akan di format. Tentu yang tidak berisi sistem operasi 
3. Pilih tab “LOW-LEVEL-FORMAT”, dan silahkan dibaca peringatan yang tampil
4. Jika sudah yakin, maka klik “FORMAT THIS DEVICE”, dan tunggu sampai proses selesai.

Selain untuk hardisk (SATA< IDE atau SCSI), bisa juga untuk memformat Flashdisk, Flash card dan sejenisnya. HDD LOw level format bisa didapatkan/download dari link berikut :HDD Low Level Format Tool langsung download versi DISINI (496 KB)
3. Menggunakan Software bawaan dari vendor hardisk.
Biasanya vendor seperti Seagate dan Western Digital, juga menyediakan software untuk menganalisa atau memperbaiki hardisk. Untuk hardisk seagate, maka bisa download tools seperti Seatools for Windows atau DOS. sedangkan untuk Western Digital bisa download tools “Wertern Digital lifeguard Diagnostics”.
Misalnya untuk Western digital, menyertakan fasilitas “WRITE ZEROS” untuk memperbaiki error seperti bad sector. Untuk Seagate, begitu di install, maka di bagian Help sudah dijelaskan cukup detail tentang manfaat dan penggunaannya.

Ganti Partition Magic dengan Free Easeus Partition Manager


Bagi yang pernah/sering utak-atik Hardisk pasti tidak asing dengan program Partition Magic, software untuk mem-partisi hardisk dengan mudah. Saat ini (sebenarnya sudah agak lama ) ada alternatif gratis yang tidak kalah fiturnya. Easeus Partition Manager Home Edition, yang baru saja merilis versi terbarunya. Tampilannya pun mirip partition magic.
Versi baru ini (Easeus Partition Manager 3.0 Home Edition), menambahkan fitur baru, yaitu Disk Copy Wizard, Partition Copy Wizard untuk memproteksi data dan mendukung hardisk yang berukuran 1.5 TG. Berikut selengkapnya.

Fitur-fitur Utama Easeus Partition Manager
  • Mengubah ukuran partisi (Resize) tanpa menghilangkan data. Untuk memperkecil ukuran partisi, maka harus mempunyai space kosong, sedangkan untuk memperbesar partisi, maka harus ada space kosong di partisi yang ada disampingnya.
  • Disk Copy, fitur baru di versi 3.0. Fasilitas ini bermanfaat jika kita ingin mengganti hardisk yang berukuran kecil ke hardisk baru yang berukuran lebih besar, tanpa menginstall sistem operasi dan aplikasi yang ada didalamnya. Mendukung copy sector by sector dan juga copy file by file. Copy file by file akan jauh lebih cepat daripada sector by sector. Fitur ini dapat djalankan jika ukuran hardisk baru lebih besar atau sama dengan hardisk lama yang ingin dicopy. Jika ukuran lebih besar, maka sisanya bisa di format menyusul. Info lengkap Disk Copy
  • Partition Copy, fitur ini hampir sama seperti Disk Copy, hanya saja untuk satu partisi, bukan keseluruhan hardisk.
  • Membuat dan menghapus partisi dengan langkah yang sederhana. Untuk membuat partisi, klik kanan space yang kosong (belum dialokasikan) dan pilih Create. Untuk menghapus partisi (data akan hilang), juga bisa melalui menu klik kanan.
  • Menyembunyikan partisi dan Menampikan kembali Partisi yang tersembunyi. fasilitas ini bermanfaat jika kita ingin partisi tertentu tidak ditampilkan (untuk mencegah akses pihak-pihak tertentu). Untuk menampilkan kembali klik hardisk yang disembunyikan dan pilih Unhide. Untuk memanfaatkanfitur ini, maka gunakan menu password di Program ( General &gt; Set Password).
  • Memformat Partisi hardisk.
Selain fitur utama tersebut, Software ini mendukung sistem operasi Windows 2000/XP/Vista. Bisa digunakan untuk Flashdisk, Hardisk PATA, SATA, STA II, SCSI,S-SATA Raid dan lainnya. Juga seperti pernah di sebutkan dalam artikel sebelumnya (Memperbaiki Hard disk yang terkena Bad Sector ) Software ini bisa digunakan untuk memperbaiki hardisk yang terkena bad sector (secara software, bukan rusak fisik).
Download EASEUS Partition Manager 3.0 Home Edition ( 7.93 MB) Atau bisa memilih lokasi download lainnya disini Mirror Download.(CPN)

Tips dan Teknik Mengubah Ukuran Partisi Windows System


Ada kalanya ketika komputer menjadi sangat lambat ternyata disebabkan karena space drive ( C: atau windows sistem) yang hampir habis. Hal itu tentu sangat memperlambat kerja komputer, ketika kita sudah mencoba mengurangi berbagai aplikasi/software didalamnya, dan masih tetap kurang, salah satu alternatifnya mengubah ukuran partisi ini.Berikut tips dan teknik yang bisa dilakukan untuk mengubah partisi drive C: menggunakan Easeus Partition Manager (Free).
Bagi yang kurang yakin dan masih ragu, sebaiknya mengajak orang yg lebih tahu ketika akan mengubah partisi windows sistem, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sebelumnya saya sudah mempraktekkan mengubah ukuran partisi windows XP (drive C:) baik pada laptop dan komputer desktop (biasa) dengan cara ini. Dan Alhamdulillah keduanya berhasil tanpa ada masalah. Yang perlu diperhatikan ketika mengubah partisi di laptop, pastikan baterai laptop cukup, jangan sampai ketika proses berlangsung, tiba-tiba Low Baterai.
Dalam tulisan ini, saya anggap partisi windows sistem yang akan diubah adalah C: (drive yang berisi windows). Ada satu hal yang harus diperhatikan sebelum mengubahnya ukuran drive C: (Sistem), yaitu :
Harus ada partisi yang mempunyai space kosong cukup di drive bawah drive C:, biasanya drive D: (di tampilan Easeus ada disampingnya). Jika yang mempunyai space kosong adalah drive E: atau F:, maka sebaiknya ubah dulu agar drive D: mempunyai free space yang cukup.
Kemudian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengubah ukuran partisinya, seperti :
  • Tutup semua aplikasi lain
  • Defragment drive yang akan dipartisi, yaitu C: dan D:. Kalau melalui bawaan windows klik kanan drive yang diinginkan, klik Properties > Tools > Defragmentation , kemudian klik Defragment Now…
  • Jika perlu lakukan pengecekan hardisk. Klik kanan drive C: atau D: pilih Properties > Tools > Error-checking > Check Now… Pilih 2 opsi yang tersedia dan Klik Start untuk melanjutkan
  • Sisakan free space sekitar 10% di hardisk yang akan dikurangi.
  • Jika jumlah file di drive D: sangat banyak, sebaiknya dipindah ke drive lain terlebih dahulu, atau zip dan dijadikan satu file. Karena file yang banyak, akan membuat pemindahan file lebih lambat
  • Jika memungkinkan, backup data penting anda
Setelah hal-hal di atas sudah dilakukan dan sudah dipastikan bahwa kondisi drive masih baik, mka selanjutnya kita dapat melakukan proses mengubah partisi drive C:

Mengubah Partisi C (Sistem Windows)

Proses berikut menggunakan Program FREE EASEUS Partition Master, baik yang Home Edition atau Professional yang bisa didapatkan secara gratis di http://www.partition-tool.com/personal.htm.
Langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Jalankan program Easeus Partition Master

2. Klik kanan drive D: (drive disamping drive C:), kemudian pilih Resize/Moveubah-partisi-01

3. Geser dengan mouse daerah space kosong (warna abu-abu) sebesar space yang akan diberikan di drive C: nantinya (Sisakan free space minimal sekitar 10%)
ubah-partisi-02

4. Selanjutnya akan tampil space kosong disamping drive D: (dengan tulisan Unallocated) seperti berikut
ubah-partisi-03

5. Klik drive D: dan tahan, kemudian geser ke kanan, sehingga space kosong menjadi berada di sebelah kirinya (disamping drive C), seperti berikut:
 ubah-partisi-04

6. Selanjutnya, klik kanan drive C: dan pilih Resize/Move, perbesar ukuran drive C (geser dengan mouse ke kanan), sampai maksimal dari space yang tersedia. Selanjutnya Unallocated tidak tampak lagi, karena sudah digabung dengan drive C:

7.  Pastikan semua langkah diatas sudah benar. Terakhir klik icon dengan tulisan Apply dari menu yang ada

8. Setelah beberapa saat, biasanya komputer perlu restart untuk melanjutkan proses pemindahan data dan pengubahan ukuran partisi. Tunggu sampai selesai
ubah-partisi-05

Proses pemindahan data akan dilakukan setelah restart dan sebelum masuk windows. Lama waktunya tergantung sebesara besar space yang diubah dan banyaknya data yang dipindah, terutama di drive D: (CPN)

Related Posts with Thumbnails